STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI RIPARIAN PADA HABITAT IKAN PELANGI ARFAK (Melanotaenia arfakensis, Allen 1990) DI SUNGAI NIMBAI DAN AIMASI PRAFI MANOKWARI

  • Duma Tato Sanda Fakultas Kehutanan Universitas Papua
  • Hans FZ. Peday Fakultas Kehutanan Universitas Papua
  • Alexander Rumatora Fakultas Kehutanan Universitas Papua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe vegetasi riparian, struktur dan komposisinya sebagai habitat ikan pelangi arfak di sekitar sungai Nimbai and Aimasi daerah Prafi Manokwari. Data vegetasi diambil pada 8 lokasi dengan metode pengambilan data melalui desain plot sebanyak 5 di sepanjang sisi sungai Nimbai dan 3 sepanjang sisi sungai Aimasi melalui pengamatan tegakan semai, pancang, tiang dan pohon. Pada tingkatan semai dibuat plot dengan ukuran 4 m2, pancang dengan plot ukuran 25 m2, pancang dengan plot ukuran 100 m2, serta tingkat pohon dengan plot ukuran 400 m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sungai Nimbai, terdapat sebaran vegetasi riparian di sisi sungai, terutama pada bangian tengah dan hulu yang mana masih dalam kondisi baik, sementara pada bagian hilir cenderung mulai mengalami perubahan yang disebabkan oleh kegiatan kelapa sawit, pertanian dan pembukaan lahan, serta pemukiman. Sebaliknya, kondisi vegetasi riparian terlihat dalam kondisi baik pada sisi sungai Aimasi. Tutupan vegetasi jenis riparian disekitar sungai Nimbai didominasi oleh tipe hutan sekunder tua, semak dan jenis rumput-rumputan. Sementara tutupan vegetasi pada sungai Aimasi dominan adalah hutan primer dan sebagian berupa hutan sekunder muda. Selanjutnya perlu adanya upaya revegetasi disekitar hutan Nimbai terutama pada daerah hilir.

Published
2020-03-15
How to Cite
Duma Tato Sanda, Hans FZ. Peday, & Alexander Rumatora. (2020). STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI RIPARIAN PADA HABITAT IKAN PELANGI ARFAK (Melanotaenia arfakensis, Allen 1990) DI SUNGAI NIMBAI DAN AIMASI PRAFI MANOKWARI. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 5(2), 207 - 223. Retrieved from https://jurnalpapuaasia.unipa.ac.id/jurnalpapuasia/article/view/163