Pemanfaatan Tumbuhan Hasil Hutan Non Kayu (HHNK) Sebagai Bahan Bangunan Rumah Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Sembaro

  • Renny Kambu Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Matheus Beljai Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Novita Panambe Program Studi Manajemen Hutan Alam Produksi, Fakultas Kehutanan Manokwari

Abstract

Hasil hutan non kayu (HHNK) merupakan sumberdaya alam yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat suku asli di Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan HHNK sebagai bahan bangunan rumah tradisional oleh masyarakat suku maybrat di kampung Sembaro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik wawancara semi struktural dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa masyarakat suku maybrat memanfaatkan 8 jenis HHNK sebagai bahan bangunan rumah tradisional. Dari 8 jenis tersebut, sebanyak 3 jenis dimanfaatkan untuk pembuatan dinding rumah yang berasal dari bahan kulit kayu dan pelepah sagu. Untuk bahan pembuatan atap rumah digunakan daun sagu, sementara bahan lantai rumah menggunakan bambu. Untuk pengikat bahan rumah, dimemanfaatkan tumbuhan rotan sebagai tali. Pada kondisi saat ini kearifan lokal masyarakat suku maybrat tentang pemaanfaata tumbuhan hasil hutan non kayu sebagai bahan bangunan rumah tradisional sangat menurun, karena daerah ini mengalami kemajuan pembangunan yang cukup pesat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amirta R, Angi EM, Ramadhan R, Kusuma IW, Wiati CB, Haqiqi MT. 2007. Potensi pemanfaatan Macaranga. Mulawarman University Press. Samarinda.

Boelars J. 1992. Manusia Irian Dahulu, Sekarang, Masa Depan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Cabuy RL, Marwa J, Manusawai J and Rahawarin YY. 2012. Non-woody plant species of Papuan island forest, a sustainable source of food for the local communities. Indian Journal of Traditional Knowledge, 11 (4): 586-592.

Herietrrenggi E. 2014. Pemanfatan Jenis- Jenis Pandan (Pandanus Sp) Sebagai BahanPembuatan Tikar Dan Noken Oleh Masyarakat Kampung Kwamkwamur Distrik KramonggaKabupaten Kehutanan, Unipa Manokwari.

Korain A. 2014. Jenis-Jenis Kulit Kayu dan Pemanfatannya Dalam Kehidupan Suku Maybrat di Kampung Sire Distrik Mare Selatan Kab Maybarat.

Lekitoo K, Peday HFZ, Panambe N, Cabuy RL. 2017. Ecological and ethnobotanical facet of ‘Kelapa Hutan’ (Pandanus spp.) and perspectives towards its existence and benefit. International Journal of Botany. 13: 103-114.

Sumitro dan Almahid. 1997. Hasil Hutan Bukan Kayu dan Peranannya Terhadap Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Manokwari. Irian Jaya.

World Wildlife Fund. 2010. Studi kelayakan pendanaan konservasi berjelanjutan Tanah Papua. Draft Paper.
Published
2021-09-09
How to Cite
Renny Kambu, Matheus Beljai, & Novita Panambe. (2021). Pemanfaatan Tumbuhan Hasil Hutan Non Kayu (HHNK) Sebagai Bahan Bangunan Rumah Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Sembaro. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 7(1), 41 -53. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol7.Iss1.237