Penilaian Potensi Kali Waremdi Sebagai Salah Satu Obyek dan Daya Tarik Potensial Wisata Kabupaten Biak Numfor

  • Nella Kapisa Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Jonni Marwa Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Dominggas M.H. Renwarin Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui potensi kali Waremdi dan menentukan kelayakan untuk dijadikan sebagai ODTW (obyek dan daya tarik wisata) serta menggali persepsi masyarakat Pyefuri terhadap kali Waremdi di Kabupaten Biak Numfor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan tabel kriteria penelitian dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan hasil selang kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kali Waremdi memiliki potensi untuk dinikmati yang didukung oleh potensi keindahan alam sekitar, air kali yang jenih dan beberapa jenis flora dan fauna yang unik disekitar kali Waremdi. Dari hasil penilain potensi, kali Waremdi memiliki hasil skor 3.100, yang berarti bahwa kali Waremdi berada pada selang kategori sedang yang bisa dikatakan layak untuk dikembangkan. Dari aspek persepsi masyarakat sekitar sangat mendukung untuk pembukaan kali Waremdi serta pengembangannya sebagai obyek wisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beljai M, Runtuboi YY, Manuhua D, Worabai MS, Renwarin DMH. 2016. Aspek ekowisata Rhododendron: Tinjauan potensi dan strategi pengembangannya di daerah Intan Jaya. Jurnal Kehutanan Papuasia, 2 (1): 24-33, https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol2.Iss1.43.

Devy HA dan Soemanto RB. 2017. Pengembangan obyek dan daya tarik wisata alam sebagai daerah tujuan wisata di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Sosiologi Dilema, 32 (1): 34-44.

Direktorat Produk Pariwisata. 2007. Pedoman penilaian daya tarik wisata. Direktorat Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Jakarta.

Fatmaningtyas T, Renwarin DMH, Beljai M. 2016. Analisis kelayakan sumber air panas sebagai obyek wisata alam di Kabupaten Manokwari Selatan. Jurnal Kehutanan Papuasia, 2 (2): 7-17, https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol2.Iss2.47.

Kodhyat H. 1998. Sejarah pariwisata dan perkembangannya di Indonesea. Jakarta. Grasindo.Konom NH, Cabuy RL, Wanma AO. Identifikasi kerusakan areal hutan mangrove akibat aktivitas penduduk di daerah Airtiba, Kabupaten Kaimana. Jurnal Kehutanan Papuasia, 5 (2): 153-163, DOI : 10.46703/jurnalpapuasia.Vol5.Iss2.148.

Marwa J, Sardjono MA, Ruchaemi A, Devung S, Cabuy RL. 2019. Benefit sharing schema from the forest: Identifying potential distributions to customary communities in Teluk Bintuni District, Indonesia. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 67 (4): 963-972,
doi.org/10.11118/actaun201967040963.

Mulyo T. 2019. Potensi taman beringin menjadi wisata ruang terbuka hijau untuk masyarakat di Kota Medan. [Kertas Karya]. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.
Published
2021-06-30
How to Cite
Nella Kapisa, Jonni Marwa, & Dominggas M.H. Renwarin. (2021). Penilaian Potensi Kali Waremdi Sebagai Salah Satu Obyek dan Daya Tarik Potensial Wisata Kabupaten Biak Numfor. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 7(1), 80 - 98. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol7.Iss1.240