Fitokimia dan Bioaktifitas Tumbuhan Akway (Drymis beccariana Gibbs dan Drymis piperita Hook.f) dari Distrik Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak

  • Dewi R. Sari Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Susilo Budi Husodo Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari
  • Mutakim Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan mengetahui pengaruh ekstrak tumbuhan akway (Drymis beccariana Gibbs dan Drymis piperita Hook.f) terhadap mikroba. Variabel yang diukur adalah kandungan fitokimia dan aktivitas penghambatan pertumbuhan bakteri dan jamur. Tanaman akway yang diuji terdiri dari daun, kulit batang dan batang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman akway (Drymis beccariana Gibbs dan Drymis piperita Hook.f) mengandung senyawa alkaloid dan flavanoid. Ekstrak tumbuhan akway (Drymis beccariana Gibbs dan Drymis piperita Hook.f) telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli dan jamur Candida albicans.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, B., dan Ibrahim, S. (2018). Struktur, bioaktivitas dan antioksidan flavanoid. Jurnal Zarah, 6(1), 21-29, DOI: https://doi.org/10.31629/zarah.v6i1.313.

Arna, N., dan Arsyik, I. (2013). Aktivitas antimikroba ekstrak fraksi n-heksan daun Sungkai (Peronema canescents Jack) terhadap beberapa bakteri dengan metode KLT-bioautografi. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 2(2), 76-82, DOI: https://doi.org/10.25026/jtpc.v2i2.51.

Baskara, Y.B. (2012). Uji daya antifungi ekstrak eetanol daun Salam (Syzygium polianthum [Wight] Walp.) terhadap Candida albicans ATCC 10231 secara in vitro. Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Cepeda, G.N., Santoso, B.B., Lisangan, M.M., dan Silamba, I. (2011). Komposisi kimia minyak atsiri kulit kayu akway (Drymis piperita hook.F.). Jurnal Ilmu-ilmu Hayati dan Fisik, 13(2), 118-124.

Cepeda, G.N., Lisangan, M.M., dan Silamba, I. (2015). Aktivitas anti bakteri ekstrak kulit Kayu Akway (Drymis piperita hook.f). Jurnal Agritech, 35(2), 170-177.

Cepeda, G.N., Herlina, E.D.M., dan Lisangan, M.M. (2019). Penapisan fitokimia dan kapasitas antibakteri minyak eteris daun Akway (Drimys piperita Hook.f.). Journal Agritechnology, 2(2), 63-70, DOI: https://doi.org/10.51310/agritechnology.v2i2.44.

Datta, F., Daki, A., Benu, I., Detha, A., Foeh, N., dan Ndaong, N. (2019). Uji aktivitas antimikroba bakteri asam laktat cairan rumen terhadap pertumbuhan Salmonella enteritidis, Bacillus cereus, Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi sumur agar. Jurnal Kajian Veteriner, 66-85. https://doi.org/10.35508/jkv.v0i0.1590.

Herlina, T., dan Parubak, A.S. (2019). Flavonoid dari kulit batang Akway (Drymis beccariana Gibbs.) dan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 37(2), 59-66.

Husodo, S.B. (2018). Bioaktivitas tumbuhan obat di Pegunungan Arfak berbasis informasi etnobotani. [Disertasi]. Program Studi Doktor Ilmu Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman Samarinda.

Ilmiati, I., Wulan, S., dan Erfiana. (2017). Uji fitokimia buah Dengen. Jurnal Dinamika, 8(1), 66-84.

Ningsih, D.R. (2017). Ekstrak daun Mangga (Mangifera indica L.) sebagai anti jamur Candida albicans dan identifikasi golongan senyawanya. Jurnal Kimia Riset, 2(1), 61-68, https://doi.org/10.20473/jkr.v2i1.3690.

Nururrahmah, H., dan Illing, I. (2013). Identifikasi senyawa bahan aktif alkaloid pada tanaman Lahuna (Eupatorium odoratum). Jurnal Dinamika, 4(2), 1-18.
Parubak, A.S. (2013). Senyawa flavanoid yang bersifat antibakteri dari Akway (Drymis beccariana.Gibbs.). Jurnal Chem. Prog, 6(1), 34-37.

Parubak, A.S., dan Murtihapsari. (2005). Isolasi dan identifikasi alkaloid dari kulit kayu Akway (Drimys beccariana Gibbs.) asal Manokwari. Proseding Seminar Nasional SPMIPA 2006, Universitas Diponegoro, Semarang.

Putra, A.A.B., Bogoriani N.W., Diantariani, N.P., dan Sumadewi, N.L.U. (2014). Ekstraksi zat warna alam dari bonggol tanaman Pisang (Musa Paradiasciaca L.) dengan metode maserasi, refluks, dan sokletasi. Jurusan Kimia, 8(1), 133-119, DOI: https://doi.org/10.24843/JCHEM.2014.v08.i01.p18.

Rizky, M. (2019). Fitokimia dan bioassay Sirih Hutan (Piper aduncum L.) ssal Kampung Nijh Distrik Momi-Waren Kabupaten Manokwari Selatan. [Skripsi], Fakultas Kehutanan Universitas Papua, Manokwari.

Sanjaya, T. A., dan Apriliana, E. (2013). Deteksi Escherichia coli pada jajanan cendol yang Ddijual di pasar tradisional Kota Bandar Lampung. MAJORITY (Medical Journal Of Lam pung University), 2(5), 10-17.

Santoso, B.B., Santi, D., Langsa, M., dan Mogea, R. (2009). Lactaran sesquiterpen velleral Ddari kulit batang tumbuhan Drymis beccariana Gibbs. (Winteraceae) yang bersifat sitotoksik dan antimikroba. Jurnal Natural, 8(1), 52-57.

Sayuti, M. (2017). Pengaruh perbedaan metode ekstraksi, bagian dan jenis pelarut terhadap rendemen dan aktifitas antioksidan bambu laut (Isis hippuris). Jurnal Technology Science and Engineering, 1(3), 166-174.

Sry, A., Ruslan., dan Agrippina, W. (2016). Skrining fitokimia tanaman obat di Kabupaten Bima. Indonesia Journal of Applied Chemistry, 4(1), 71-76.

Vania, V.L., Yessie, K.L., Christel, N.S., dan Reky, R.P. (2020). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah Pepaya Carica papaya L. terhadap bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes. Jurnal Biofarmasetikal Tropis, 3(1), 112-121.

Whika, F.D, Leni, R., dan Ismi, R. (2017). Rendemen dan skrining fitokimia pada ekstrak daun Sanseviera Sp. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 17(3), 197-202 DOI:http://org/10.25181/jppt.v17i3. 336.
Published
2022-06-30
How to Cite
Dewi R. Sari, Susilo Budi Husodo, & Mutakim. (2022). Fitokimia dan Bioaktifitas Tumbuhan Akway (Drymis beccariana Gibbs dan Drymis piperita Hook.f) dari Distrik Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 8(1), 102 - 113. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol8.Iss1.295