Pendugaan Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah Pada Tegakan Jati (Tectona grandis) di KPH Yogyakarta BDH Paliyan RPH Menggoro

  • Irma Akhirul Jannah Mahasiswa Fakultas Kehutanan INSTIPER
  • Hastanto Bowo Woesono Staf Pengajar Fakultas Kehutanan INSTIPER
  • Tatik Suhartati Staf Pengajar Fakultas Kehutanan INSTIPER

Abstract

Hutan di Indonesia banyak di konversi menjadi lahan pertanian, perkebunan, dan produksi kayu, namun hutan juga berperan dalam penyimpanan karbon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jumlah total cadangan karbon hutan tanaman jati di BDH Paliyan RPH menggoro Petak 100, dan juga untuk mengetahui potensi cadangan karbon hutan tanaman jati. Pengambilan sampel dilakukan secara sistematik sampling. Data yang dicari pada penelitian ini adalah tinggi pohon, diameter pohon, berat kering tumbuhan bawah. Analisis data yang dilakukan adalah perhitungan karbon diatas permukaan tanah meliputi biomassa pohon dan tumbuhan bawah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya hutan tanaman jati di BDH paliyan RPH Menggoro Petak 100 seluas 61,6 Ha mampu menyimpan cadangan karbon sebesar 3687,3017 ton.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arif, A. (2005). Hutan dan kehutanan. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Brown, S. (1997). Estimating biomass and biomass change of tropical forests: a Primer. (FAO Forestry Paper - 134). FAO, Rome.

Hairiah K.R.S. (2007). Pengukuran ‘karbon tersimpan’ di berbagai macam penggunaan lahan. Bogor. World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office, University of Brawijaya, Unibraw, Indonesia.

Liborius, R. (2016). Allometric relationships of tropical tree species in Indonesian and Senegal. [Thesis]. Michigan State University, East Lansing, MI.
Published
2022-06-30
How to Cite
Irma Akhirul Jannah, Hastanto Bowo Woesono, & Tatik Suhartati. (2022). Pendugaan Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah Pada Tegakan Jati (Tectona grandis) di KPH Yogyakarta BDH Paliyan RPH Menggoro. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 8(1), 125 - 129. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol8.Iss1.297