Analisis Potensi dan Daya Dukung Fisik Kawasan Wisata Hatusua Beach, Kabupaten Seram Bagian Barat

Authors

  • Billy Seipalla Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura
  • Lesty Latupapua Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol9.Iss1.327

Keywords:

Potensi biofisik, daya dukung, analisis penilaian, wisata pantai

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi biofisik dan mengetahui kapasitas daya dukung fisik pada kawasan objek wisata Hatusua Beach. Metode survei dengan melakukan observasi langsung ke kawasan wisata Hatusua Beach digunakan dlaam penelitian ini. Data analisis menggunakan analisis potensi flora dan fauna, yaitu penilaian potensi biofisik yang meliputi flora dan fauna pada kawasan wisata dengan memakai beberapa kriteria yaitu kriteria baik, sedang, agak buruk, dan buruk serta menganalisis daya dukung fisik kawasan wisata Hatusua Beach untuk mengetahui jumlah maksimal wisatawan secara fisik. Terdapat komponen utama yang menjadi penilaian yaitu potensi flora dan fauna, fasilitas serta daya dukung kawasan wisata Hatusua Beach. Hasil penelitian menunjukkan potensi flora dan fauna pada pada kawasan Hatusua Beach dikategorikan ‘sedang’ dan kapasitas daya dukung kawasan wisata untuk kunjungan wisatawan diasumsikan berjumlah 1.233 orang/hari, sedangkan untuk peak season kawasan wisata Hatusua Beach diasumsikan bisa menampung wisatawan sebanyak 1.850 orang/hari. Hal ini menunjukkan kawasan wisata Hatusua Beach sebagai salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alik, T.S.D., Umar, M.R., Priosambodo, D. 2012. Analisis vegetasi mangrove di pesisir pantai Mara Bombang, Kabupaten Pinrang, Makassar. Universitas Hasanuddin Press.

Darmatasia, F., Irawan, B., Apriani, F. 2020. Upaya pengembangan pariwisata dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. eJurnal Administrasi Publik, 8(1): 8707-8718.

Domo, A.M., Zulkarnaini, Yoswaty, D. 2019. Analisis kesesuaian dan daya dukung kawasan wisata pantai (Studi Pantai Indah Sergang Laut di Pulau Singkep). Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia, 4(2): 109-116.

Eddyono, F. 2021. Pengelolaan destinasi pariwisata. Edisi pertama. Penerbit: Uwais Inspirasi Indonesia: Jawa Timur, Yogyakarta.

Fandeli, C. 2002. Perencanaan kepariwisataan alam. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Ferdinandus, A.M., Suryasih, I.A. 2014. Studi pengembangan wisata bahari untuk meningkatkan kunjungan wisata di Pantai Natsepa Kota Ambon Provinsi Maluku. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(2): 1-12.

Hidayat, S., Suteja, I.W., Indrapati, Sriwi, A. 2021. Penerapan visitor management melalui pendekatan carrying capacity di kawasan wisata Bukit Pergasingan Sembalun. Jurnal Hospitality, 10(2): 147-154.

Husuna, R., Wantasen, A.S., Rondonuwu, A.B. 2019. Struktur komunitas mangrove di Pantai Tabulo Selatan Kabupaten Boalemo. Jurnal Ilmiah Platax, 7(1): 309-319.

Ismane, M.A., Kusmana, C., Gunawan, A., Affandi, R. 2018. Keberlanjutan pengelolaan kawasan konservasi penyu di Pantai Pangumbahan, Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(1): 36-43.

Kaplale, M. 2019. Studi pengembangan objek wisata Pantai Rutah sebagai destinasi wisata unggulan di Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. [Skripsi]. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Bosowa, Makassar.

Published

2023-06-30

How to Cite

Billy Seipalla, & Lesty Latupapua. (2023). Analisis Potensi dan Daya Dukung Fisik Kawasan Wisata Hatusua Beach, Kabupaten Seram Bagian Barat. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 9(1), 141–151. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol9.Iss1.327

Issue

Section

Research Articles