Ketergantungan dan Harapan Masyarakat Desa Mambuliling Terhadap Taman Nasional Gandang Dewata

Authors

  • Andi Arafat Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Sulawesi Barat
  • Andi Ridha Yayank Wijayanti Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Sulawesi Barat
  • Nurhidayat Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Sulawesi Selatan

DOI:

https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol10.Iss1.522

Keywords:

: Taman Nasional Gandang Dewata, kemitraan konservasi, pelestarian

Abstract

Pelestarian keanekaragaman hayati dan pemeliharaan jasa ekologi menghadirkan konsekuensi lahirnya kawasan konservasi dan lindung. Pada satu sisi, partisipasi masyarakat lokal telah didorong dalam pengelolaan kawasan konservasi dan di sisi lain dalam rangka mencapai manfaat sosial melalui kemitraan konservasi, kebutuhan akses dan penghidupan masyarakat yang bergantung terhadap hutan perlu untuk dicermati. Penelitian ini menyajikan bagaimana ketergantungan dan harapan masyarakat lokal/adat Desa Mambulling, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat terkait keberadaan Taman Nasional Gandang Dewata dalam rangka mendorong penguatan kemitraan konservasi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan mengadopsi pendekatan diskusi kelompok terfokus (FGD), wawancara dan studi literatur. Selanjutnya data dianalisis secara naratif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa masyarakat Desa Mambulilling memiliki keterikatan yang kuat dengan hutan jauh sebelum ditetapkannya TNGD. Selanjutnya kejelasan informasi, persoalan tenurial dan kebutuhan penguatan kapasitas masyarakat yang mempengaruhi keberterimaan masyarakat akan keberadaan TNGD. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa telah berjalannya program konservasi masyarakat yang perlu mempertemukan tujuan dan prioritas antara BBKSDA dan masyarakat lokal/adat Mambulilling, menjembatani pandangan hutan sebagai milik bersama serta perlunya dukungan kepada petani dan pengguna hutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agrawal, A. (2007). Forests, governance, and sustainability: Common property theory and its contributions. International Journal of the Commons, 1(1), 111. https://doi.org/10.18352/ijc.10

Arafat, A., Ridha, A., Wijayanti, Y., & Idris, A. I. (2021). Menakar pemberdayaan masyarakat Model Desa Konservasi (MDK) pada sekitar kawasan KSA/KPQ Kunyi dengan metode analytical hierarchy proscess (AHP). Jurnal Hutan Dan Masyarakat, 13(2), 109–123. https://doi.org/10.24259/jhm.v13i2.18676

Bong, I. W., Moeliono, M., Wong, G. Y., & Brockhaus, M. (2019). What is success? Gaps and trade-offs in assessing the performance of traditional social forestry systems in Indonesia. Forest and Society, 3(1), 1–21. https://doi.org/10.24259/fs.v3i1.5184.

Fisher, M. R., Dhiaulhaq, A., & Sahide, M. A. K. (2019). The politics, economies, and ecologies of indonesia’s third generation of social forestry: An introduction to the special section. Forest and Society, 3(1), 152–170. https://doi.org/10.24259/fs.v3i1.6348

Harada, K., Prabowo, D., Aliadi, A., Ichihara, J., & Ma, H. O. (2015). How can social safeguards of REDD+ function effectively conserve forests and improve local livelihoods? A case from Meru Betiri National Park, East Java, Indonesia. Land, 4(1), 119–139. https://doi.org/10.3390/land4010119

Herrawan, H., Sirimorok, N., Nursaputra, M., Mas’ud, E. I., Faturachmat, F., Sadapotto, A., Supratman, S., Yusran, Y., & Sahide, M. A. K. (2022). Commoning the state forest: Crafting commons through an Indonesian Social Forestry Program. Forest and Society, 6(1), 20–39. https://doi.org/10.24259/fs.v6i1.10680.

Hidayat, F. (2023). Potensi penyadapan getah Pinus dan peluang penyerapan tenaga kerja di KHDTK Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin. [Skripsi]. Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar.

Iqbal, M., & Septina, A. D. (2018). Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu oleh masyarakat lokal di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, 4(1), 19-34. DOI: 10.20886/jped.2018.4.1.19-34.

Krott, M. (2005). Forest policy analysis. Springer, Dordrecht, The Netherlands.

Larson, A. M., Barry, D., Dahal, G. R., & Colfer, C. J. P. (2012). Forests for people: Community rights and forest tenure reform. In Forests for People: Community Rights and Forest Tenure Reform. Taylor and Francis Inc. https://doi.org/10.4324/9781849774765/.

Published

2024-06-30

How to Cite

Andi Arafat, Andi Ridha Yayank Wijayanti, & Nurhidayat. (2024). Ketergantungan dan Harapan Masyarakat Desa Mambuliling Terhadap Taman Nasional Gandang Dewata. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.Vol10.Iss1.522